peserta TOT - Good Tenun Practices |
peserta dari Philipina sedang presentasi |
secara biologis, kimia, maupun fisik, bahkan dapat mencemari pekerja ataupun lingkungan. Beredarnya
produk tenun yang tidak memenuhi syarat kesehatan, keamanan produk dan keramahan lingkungan
bukan hanya akan merugikan konsumen tetapi juga produsen, karena produsen dapat kehilangan
kepercayaan konsumen, peluang perdagangan, penghasilan dan pekerjaan, kesehatan dirinya di
samping juga dapat mendapat tuntutan hukum dari masyarakat.
produk tenun tangan dari serat nanas dan abaca |
kontaminasi tenun oleh benda asing, mikroba, bahan kimia berbahaya, serta cemaran lain selama proses produksi. Peralatan dan fasilitas pengolahan tenun harus ditempatkan, dirancang dan dibangun untuk menjamin kontaminasi yang minimal, menjamin kemudahan dan ketepatan pemeliharaan, pembersihan, dan desinfeksi, serta meminimalkan kontaminasi lewat udara.
Dengan dirumuskannya Good tenun Practices ini nantinya diharapkan para pelaku industri tenun dapat:
- Memberikan prinsip-prinsip dasar yang penting dalam produksi tenun yang harus atau sebaiknya diterapkan oleh industri untuk dapat memberi pengendalian dasar pada penanganan, pengolahan, penyimpanan tenun atau bahkan jika diperlukan sampai dengan pendistribusian agar dihasilkan tenun yang bermutu, layak dan aman secara konsisten.
- Mengarahkan industri agar dapat memenuhi berbagai persyaratan produksi seperti persyaratan lokasi, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, karyawan, bahan, proses, mutu produk akhir, serta persyaratan penyimpanan dan distribusi.
Dengan begitu untuk menuju industri yang menerapkan Good Tenun Practices harus membuat Standard operational Procedure ( SOP ) kesehatan kerja, keamanan produk dan keramahan lingkungan yang menjabarkan prosedur tertulis yang
bersifat spesifik untuk menjamin kondisi sanitasi dalam pabrik pengolah tenun senantiasa terjaga sesuai persyaratan. SOP terdiri atas langkah–langkah tertulis untuk proses pembersihan dan sanitasi guna mencegah terjadinya kontaminasi pada produk tenun. SOP mencakup persyaratan sanitasi pra-operasional (sebelum proses produksi harian berlangsung) dan operasional (selama proses produksi berlangsung), yang kesemuanya terdokumentasi baik dan tervalidasi. Meski bersifat spesifik karena merupakan cerminan dari prosedur pemeliharaan kondisi saniter dan berbagai aktivitas yang harus dijalankan untuk memenuhi persyaratan tersebut di satu pabrik, sangat mungkin suatu SOP akan sama untuk unit poduksi yang sejenis atau yang tergolong dalam kelompok yang sama.
Yang ga kalah penting disini adalah karakteristik terpenting yang harus ada pada suatu SOP adalah prosedur haruslah mudah untuk digunakan dan dijalankan. SOP juga memberikan detil yang cukup bagi petugas yang bertanggung jawab untuk melaksanakan tugasnya dalam memenuhi tuntutan persyaratan yang diminta, dan merupakan suatu cerminan yang benar-benar akurat atas aktivitas pemeliharaan kondisi sanitasi yang dijalankan.
Dengan penerapan Good Tenun Practices pada setiap industri tenun tangan yang ada di Indonesia ini akan meningkatkan kualitas produk yang benar-benar aman dan ramah lingkungan sebagaimana yang menjadi tuntutan pasar dunia saat ini.
Demikian Sobat Tenun, sedikit oleh-oleh dari pelatihan tentang Good Tenun Practices for Hand Tenun. semoga bermanfaat... Maju terus Tenun Indonesia !!!
Salam hangat dari Tim Omah Tenun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar