Rabu, 25 Juni 2014

Budidaya AKAR WANGI

OmahTenun - Sobat Tenun, kita lanjutkan kembali pembahasan tentang akar yang memikat hati... Apa sih ? Itu lho AKAR WANGI, kalo belum baca silahkan cek disini ya. Kalo sebelumnya kita sudah belajar sekilas pandang tentang Akar Wangi, sekarang kita sedikit tambah ilmu kita mengenai budidayanya. Setuju ?


Sobat Tenun, daerah di pulau Jawa yang menghasilkan akar wangi adalah daerah Garut (Jawa Barat) dan daerah Wonosobo (Jawa Tengah). Tanaman tersebut diusahakan oleh rakyat dengan luas tanah sekitar satu hektar atau lebih, dan ada yang mencapai 20 hektar setiap petani. Di samping itu, tanaman akar wangi diusahakan sebagai tanaman sela di perkebunan.


Tanah yang cocok untuk pertumbuhan akar wangi adalah tanah yang berpasir, atau tanah ab vulaknik. Pada tanah tersebut, akar dengan mudah dicabut tanpa ada yang tertinggal. Penanamannya kurang baik di atas tanah yang padat, keras dan berlempung karena akarnya sulit dicabut, dan menghasilkan akar dengan rendemen minyak yang rendah. Tanah vulkanik muda terdapat pada lereng-lereng pegunungan, dengan ketinggian sekitar 5000 kaki di atas permukaan laut.

Senin, 23 Juni 2014

Semerbak Harum Akar Wangi Yang Memikat Hati

OmahTenun - Sobat Tenun, kalo sebelumnya pernah dibahas mengenai serat Rami , Enceng Gondok dan Pisang Abaca , kali ini Omah Tenun akan mengulas tentang " akar ". Kok Akar ? Trus hubungannya dengan tenun ? Eehh tunggu dulu, karena akar ini beda dari yang lain, ya... itu adalah AKAR WANGI. 
Emang apa sih Akar Wangi ? Berikut ini beberapa pengetahuan mengenai akar wangi.

Rumput akar wangi (Vetiveria zizanioides syn. Andropogon zizanoides) adalah sejenis rumput yang berasal dari India. Tumbuhan ini dapat tumbuh sepanjang tahun, dan dikenal orang sejak lama sebagai sumber wangi-wangian. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Poaceae, dan masih sekeluarga dengan serai atau padi.

Akarnya yang dikeringkan secara tradisional dikenal sebagai pengharum lemari penyimpan pakaian atau barang-barang penting, seperti batik dan keris. Aroma wangi ini berasal dari minyak atsiri yang dihasilkan pada bagian akar. Tumbuhan ini merupakan komoditas perdagangan minor walaupun cukup luas penggunaan minyaknya dalam industri wangi-wangian.

Sabtu, 14 Juni 2014

Batik TENUN TOGOG Gianyar Bali Yang Memikat Hati

foto: bali.panduanwisata.com
OmahTenun - Sobat Tenun, bagaimana kalo kita lanjut jalan-jalan lagi setelah dari Jogja berlanjut ke Bali, wah cukup jauh juga. Tapi tunggu dulu, setelah sebelumnya jalan-jalan di dusun GAMPLONG, Sentra Wisata Tenun Tradisional di Jogja , sekarang kita terbang menuju ke Gianyar Bali. Ada apa emang disana...ooow ternyata ada yang menarik lho, BATIK TENUN TOGOG. Jadi penasaran nih sobat Tenun...



Sobat Tenun, warga Bali sangat terkenal dengan keuletannya dalam membuat berbagai macam bentuk kerajinan dari mulai mematung, memahat, membatik, menenun dan juga lainnya. Soal batik tenun ini, Bali memiliki motifnya tersendiri yang ternyata banyak juga disukai oleh para wisatawan baik lokal dari berbagai daerah di tanah air maupun wisatawan asing. karena motifnya yang khas, karakternya yang unik dan harganya yang murah meriah.

Kamis, 12 Juni 2014

GAMPLONG, Sentra Wisata tenun Tradisional di Jogjakarta


OmahTenun - Sobat tenun, kalo bicara Jogja sudah pastilah kebayang beragam image yang ada di benak kita. Mulai dari "gudeg", malioboro, keraton, parangtritis, dan seterusnya. Memang menjelajahi tempat-tempat wisata di Jogja tidak akan ada habisnya. tapi sobat Tenun, pastilah apa yang sudah disebut tadi adalah objek-objek wisata yang sudah “biasa”. Jadi mari kita coba datang ke obyek wisata yang " tidak biasa ", yaitu ke Dusun Gamplong, Kelurahan Sumber Rahayu, Kecamatan Moyudan, Sleman, sebuah desa yang merupakan sentra kerajinan kain tenun di Jogja dan kemudian terkenal dengan sebutan “Desa Wisata Gamplong”.

Rabu, 11 Juni 2014

Budidaya Pisang Abaca

foto: umkmjogja.com
OmahTenun - Sobat Tenun, sebelumnya telah dibahas mengenai potensi usaha serat pisang abaca yang menggiurkan ( baca disini ) kita kami coba untuk paparkan secara ringkas budidaya pisang abaca. 

Tampilan fisik tanaman pisang abaca nyaris sama juga dengan pisang tipe yang lain. Cuma saja, pisang abaca lebih ramping dengan batang serta pelepah yang berwarna kecoklatan. Rata-rata tinggi pohon pisang abaca hampir enam meter.

1. Persyaratan Tumbuh
 

Iklim yang sesuai untuk tanaman Abaca yaitu tipe iklim A menurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson, dengan curah hujan 2000-3000 mm/tahun, dan jumlah hari hujan antara 150-200 hari serta temperatur udara 20oC-31oC. Abaca dapat tumbuh baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi sampai ketinggian 1000 m dpl. Tanah yang baik yaitu tanah yang gembur, tekstur lempung berliat atau lempung berpasir dan jangan sampai ada lapisan yang padat (harpan layer).